4/3/13

Sudahkah Hati Mengagungkan Allah ??



By AHMAD ROZIQ

Bismillahirahmanirrahim….

Jika raja adalah elemen terpenting dalam sebuah kerajaan dan mutiara yang paling berharga dari cangkang yang menutupinya, begitupun hati seseorang, ia bagian terpenting yang darinya tertransfer sinyal ke seluruh anggota badan. Allah melihat kemuliaan seseorang dari takwanya , firman Allah

إن أكرمكم عند الله أتقاكم
Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah orang yang paling bertakwa.. (QS. Al-Hujurot: 13)
Jika saja ketakwaan menjadi barometer kemuliaan seseorang di hadapan Allah, lantas di manakah tempat bersemayamnya mutiara takwa itu? Rasulullah pernah berpesan pada ummatnya tentang tempat takwa tersebut dalam sabdanya:

التقوى ههنا-و يشير إلى صدره ثلاث مرات
Artinya; takwa itu di sini- menunjukkan ke dadanya sebanyak tiga kali..
Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk memperhatikan hatinya selalu; sebab hati ini sering berbolak-balik. Kenapa hati di sebut qolbun dalam bahasa arab? Karena seringnya dia berbolak balik. Rasulullah menganjurkan pada kita untuk selalu berdoa pada Pemilik hati untuk tetap berada di jalan-Nya.

اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك, اللهم يا مصرف القلوب صرف قلبي إلى طاعتك.
Artinya: ya Allah yang maha membolak balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamaMu, ya Allah yang maha memalingkan hati, palingkanlah hatiku kepada ketaatanmu.
Karena hati seorang hamba itu berada di antara jari-jemarinya Allah yang Dia berkehendak membolak-balikkannya. Lantas, tak ada jalan untuk tetap istiqomah selain kita berdoa pada Allah untuk tetap menetapkan hati ini selalu berpijak di atas jalan-Nya yang hanif.
Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah membagi hati menjadi 3 bagian, hati yang sehat, sakit dan mati.

HATI YANG SEHAT

Hati yang sehat yaitu hati yang bersih yang seorangpun takkan bisa selamat pada hari kiamat kecuali jika dia datang kepada Allah dengannya, sebagaimana firman Allah:

يوم لا ينفع مال ولا بنون #إلا من أتى الله بقلب سليم ( الشعراء 88-89)
(yaitu) di hari harta dan anak anak laki-laki tiada lagi berguna, kecuali orang orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. ( QS. As- Syua`ara: 88-89)
Disebut qolbun salimun (hati yang bersih, sehat) karena sifat sehat dan bersih telah menyatu dengan hatinya. Qolbun salimun, yaitu hati yang bersih dan sehat dari berbagai syahwat yang menyalahi perintah dan larangan Allah, bersih dan selamat dari berbagai syubhat yang bertentangan dengan syari`atNya, ia selamat dari melakukan penghambaan kepada selain-Nya, selamat dari pemutusan hukum-hukum oleh selain rasul-Nya, bersih dalam mencintai Allah dan dalam berhukum kepada rosul-Nya, bersih dalam ketakutan dan berpengharapan pada-Nya, dalam bertawakkal kepada-Nya, dan dalam mencari ridho-Nya di segala keadaan , dan dalam menjauhi dari kemungkaran karena apapun, dan inilah hakikat penghambaan (ubudiyyah) yang tidak boleh ditunjukkan kepada selain Allah.
Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam tafsirnya makna dari qolbun salimun yang dinukil dari beberapa ulama, ia adalah hati yang tahu dan yakin bahwasanya Allah itu benar, dan hari kiamat itu pasti kan datang tak ada keraguan padanya, dan Allah akan membangkitkan yang di dalam kubur. Sebagian ulama menyebutkan yaitu; hati yang bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bersih dari syirik serta bid`ah, yang nyaman dan tenang berada di atas sunnah RAsulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Itulah hati seorang mukmin.

HATI YANG MATI

Hati yang tidak ada kehidupan di dalamnya, ia tidak mengetahui Rabbnya, tidak menyembah-Nya sesuai dengan perintah yang dicintai dan diridhoi-Nya. Ia bahkan selalu menuruti keinginan nafsu dan kelezatan dirinya, meskipun dengan begitu ia akan dimurkai dan dibenci Allah. Ia tidak memperdulikan semuanya. Ia menghamba kepada selain Allah; dalam cinta, takut, harap, ridho, benci, pengagungan, dan penghambaan. Jika ia mencintai maka ia mencintai karena hawa nafsunya, jika ia membenci maka ia membenci karena hawa nafsunya, jika ia memberi maka ia memberi karena hawa nafsunya, jika ia menolak ia menolak karena hawa nafsunya, ia lebih mengutamakan dan mencintai hawa nafsunya daripada keridhoan Allah dan akan menyesal di hari akhir atas pilihannya yang hina ini, sebagaimana dikisahkan dalam Al-quran:

ويوم يعض الظالم على يديه يقول يليتني اتخذت مع الرسول سبيلا# يويلتى ليتني لم أتخذ فلانا خليلا# لقد أضلني عن الذكر بعد إذ جاءني و كان الشيطان للإنسان خذولا# ( الفرقان: 27-29)
Artinya:
Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang dzalim menggigit dua tangannya seraya berkata: aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama sama rosul# kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab# sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur`an ketika Al-Qur`an itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia. (QS. Al-Furqan: 27-29)
Maka, membaur dengan orang yang memiliki hati semacam ini adalah penyakit. Bergaul dengannya adalah racun dan menemaninya adalah kehancuran.

HATI YANG SAKIT

Tipe hati yang ketiga ini adalah hati yang hidup tetapi cacat. Ia memiliki dua materi yang saling tarik menarik. Ketika ia memenangkan pertarungan itu, maka di dalamnya terdapat kecintaan kepada Allah, keimanan, keikhlasan, dan tawakkal pada-Nya. Itulah materi kehidupan. Di dalamnya juga terdapat kecintaan kepada nafsu, keinginan dan usaha keras untuk mendapatkannya. Dengki, takabbur, bangga diri, kecintaan berkuasa dan membuat kerusakan di bumi, itulah materi yang menghancurkan dan membinasakannya. Ia diuji oleh dua penyeru; yang satu menyeru kepada Allah dan rasul-Nya serta hari akhirat, sedangkan yang lain menyeru kepada kenikmatan sesaat. Dan ia akan memenuhi salah satu di antara yang paling dekat pintu dan letaknya dengan dirinya.
Hati yang pertama selalu tawadhu`, lemah lembut dan sadar, hati yang kedua adalah hati kering dan mati, sedangkan hati yang ketiga adalah hati yang sakit; ia bisa lebih dekat pada keselamatan dan bisa pula lebih dekat pada kehancuran, Allah menjelaskan ketiga jenis hati itu dalam firman-Nya:

وما أرسلنا من قبلك من رسول ولا نبي إلا إذا تمنى ألقى الشيطان في أمنيته فينسخ الله ما يلقى الشيطان ثم يحكم الله ءايته والله عليم حكيم# ليجعل الله ما يلقى الشيطان فتنة للذين في قلوبهم مرض والقاسية قلوبهم و إن الظالمين لفي شقاق بعيد# وليعلم الذين أوتواالعلم أنه الحق من ربك فيؤمنوا به فتخبت له قلوبهم و إن الله لهاد الذين ءامنوا إلى صراط مسبقيم#
(
الحج : 52-54)
Artinya :
Dan kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rosulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayatNya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana# agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang orang yang zalim itu, benar benar dalam permusuhan yang sangat# dan agar orang orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al-Qur`an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang orang yang beriman kepada jalan yang lurus. (QS. Al-Hajj: 52-54)
Dalam ayat ini Allah membagi hati menjadi 3 macam: dua hati terkena fitnah dan satu hati yang selamat. Dua hati yang terkena fitnah adalah hati yang di dalamnya ada penyakit dan hati yang keras (mati). Sedangkan yang selamat adalah hati orang mukmin, yang merendahkan dirinya kepda Rabbnya. dialah hati yang merasa tenang dengan-Nya, tunduk, berserah diri serta taat kepada-Nya.

APLIKASI AMALAN HATI

Qona`ah atau ridho dengan apa yang Allah berikan padanya merupakan ibadah hati yang agung. Qona`ah adalah buah hasil dari tawakkal pada Allah. Qona`ah dan tawakkal 2 muka mata uang yang tidak bisa dipisahkan, keduanya akan saling melengkapi. Kalaupun seandainya kita bertawakkal pada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal, niscaya Allah akan memberikan kepada kita rezeki seperti rezekinya seekor burung yang pergi pagi dalam keadaan lapar pulang petang dalam keadaan kenyang. Itulah sebenar-benarnya tawakkal: tidak menyandarkan kepada sesuatu kecuali Allah semata. Di jelaskan dalam sabda Rasulullah:

لو أنكم توكلون على الله حق توكله لرزقكم كما يرزق الطير تغدو خماصا وتروح بطانا ( الحديث)
Artinya:
Kalaupun seandainya kalian bertawakkal pada Allah dengan sebenar benarnya tawakkal niscaya Allah akan memberi rizki pada kalian sebagaimana dia (Allah) memberi rizki seekor burung yang mana dia pergi pagi dalam keadaan lapar dan kembali petang dalam keadaan kenyang (Alhadits)

وأن الله يحب المتوكلين ( آل عمران: 159)
Artinya:
dan sesungguhnya Allah mencintai Orang orang yang bertawakkal(QS. Ali imron: 159)
Mungkin agak sulit untuk membiasakan diri selalu berada dalam koridor ibadah kepadaNya. Salah satu alternatif agar kita selalu dalam penjagaan dan berada di atas bahtera ibadah-Nya adalah dengan membiasakan ibadah yang kecil dan mudah; yaitu ibadah hati. Rasulullah menyebutkan hati adalah solusi terakhir dari amar ma`ruf nahyi munkar, dalam sabdanya:

من رأى منكم منكرا فليغيره بيده فإن لم يستطع فبلسانه فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان (الحديث)
Artinya:
Siapa yang melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka(tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah serendah rendahnya iman.( HR Muslim)
Jadi, gunakanlah hati ini untuk selalu beribadah kepada-Nya, husnudzon “berprasangka baik” kepada Allah di setiap keadaan, karena Allah bersama prasangka kita,

أنا عند ظن عبدي بي
Artinya: Sesungguhnya Aku bersama prasangka hamba-Ku
Maksudnya, apabila kita berprasangka kepada Allah dengan baik untuk suatu masalah pasti Allah kan menjadikan ia baik kelak, dan sebaliknnya jika kita menyangka Allah itu tidak baik kepada kita itulah yang akan kita terima, na’udzu billah min dzalik..
Berfikir dan berprasangka baiklah dalam setiap musibah dan ujian yang menimpa. Karena segala sesuatu pasti ada hikmahnya, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha kita.

و أن الله لا يضيع أجر المؤمنين ( آل عمران : 171)
Artinya:
dan sesungguhnya Allah tidak akan menghilangkan pahala orang orang mukmin (QS. Ali Imron: 171)
Sabar juga merupakan ibadah hati yang agung. Bersabar bukan berarti pasif tanpa kerja aktif, menjalani proses dalam suatu program merupakan aplikasi dari sabar itu sendiri tanpa harus tergesa gesa, karena itu perbuatan syetan

العجلة من الشيطان
Artinya: terburu buru itu termasuk perbuatan syetan
Berzikirlah di kala pagi dan petang karena zikir akan membuat hati kita menjadi tenang

ألا بذكرالله تطمئن القلوب (الرعد:28)
Artinya;
dan ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang (QS. Ar-Ro`d: 28)
Biasakan selalu bibir dan hati ini berzikir, bertasbih, bertahmid, bertakbir, bertahlil dan bershalawat.

ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا و هي القلب ( الحديث)
Artinya: Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika di buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati (Alhadits)
Semoga coretan ini bisa memberi sedikit pencerahan pada kita semua.
Kota Nabi, Sabtu 23 Maret 2013

No comments:

Post a Comment

TERIMAKASIH